profesi keguruan

BAB I

PENDAHULUAN

Guru memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karena itu, diperlukan keprofesionalan dalam melaksanakan fungsi dan peranannya dalam proses pembelajaran. Guru dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensinya dalam mendidik, mengarahkan dan membimbing peserta didik.

Kompetensi guru yang profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan, sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan  kemampuan maksimal. Dengan kata lain, orang yang terdidik dan terlatih dengan baik serta memiliki pengalaman yang kaya dibidangnya.

            Guru harus memiliki kompetensi berupa seperangkat penguasaan kemampuan yang harus ada dalam diri guru agar dapat mewujudkan kinerja secara tepat dan efektif,seperti kemampuan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik,pengajar,pembina,pengasuh,penuntun,dan lain sebagainya.

            Guru yang tidak memiliki kompetensi dalam proses pembelajaran dapat berakibat fatal terhadap pencapaian kualitas dan peningkatan pendidikan. Guru yang memiliki kompetensi dalam menjalankan profesinya dapat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan lebih efektif dan efisien.

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

 PEMBAHASAN

KOMPETENSI KEGURUAN

  1. PENGERTIAN

            Kompetensi menurut kamus umum bahasa indonesia (WJS,PURAWADARMINTA,1986) kompetensi berarti kewenangan, kekuasaan, untuk menentukan atau memutuskan sesuatu hal. Pengertian dasar kompetensi yakni kemampuan atau kecakapan. Istilah kompetensi sebenarnya memiliki banyak makna, sebagaimana yang dikemukakan berikut :

Kompetensi adalah suatu hal yang menggambarkan kualifikasi atau kemampuan seseorang, baik yang kualitatif maupun yang kuantitatif.[1] Pengertian ini mengandung makna bahwa kompetensi itu dapat digunakan dalam dua konteks, yakni :

  1. Sebagai indikator kemampuan yang menunjukan kepada perbuatan yang diamati
  2. Sebagai konsep yang mencakup aspek-aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik serta pelaksanaanya secara utuh

Kompetensi guru adalah kemampuan dan kewenangan guru dalam melaksanakan profesi keguruannya.

  1. Jenis-jenis kompetensi keguruan

Dalam UU No.20 Th 2003 tentang sistem pendidikan Nasional, Pendidik adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan bimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu pendidik berkewajiban :

  1. Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif dan dinamis,dialogis
  2. Mempunyai komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan
  3. Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga,profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

 

Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran,sehat jasmani dan rohani,serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kualifikasi akademik adalah tingkat pendidikan yang minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang dibuktikan dengan ijazah atau sertifikat,keahlian yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kompetensi guru  mencakup kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Kompetensi tersebut harus dimiliki oleh guru dalam melaksanakan tugasnya, sehingga dapat menuju pendidikan yang berkualitas, efektif dan efisiesn.

 

  1. Kompetensi kepribadian

Kompetensi kepribadian adalah kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap dan stabil,berakhlak mulia,dewasa,arif,berwibawa,serta menjadi teladan bagi peserta didik.

  1. Kepribadian yang mantap dan stabil:
  • Bertindak sesuai dengan norma dan hukum
  • Bertindak sesuai dengan norma sosial
  • Bangga sebagai guru
  • Memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma

 

  1. Berakhlak mulia dan menjadi teladan
  • Berindak sesuai norma religius ( iman,taqwa,jujur, ikhlas, dan suka menolong)
  • Memiliki perilaku yang diteladani oleh peserta didik
  1. Kepribadian yang dewasa
  • Menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik.
  • Memiliki etos kerja sebagai guru
  1. Kepribadian yang arif
  • Menampilkan tindakan yang didasarkan pada pemanfaatan peserta didik, sekolah,dan masyararakat.
  • Menunjukan keterbukaan dalam berfikir dan bertindak
  1. Kepribadian yang berwibawa
  • Memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik
  • Memiliki perilaku yang disegani
  1. Sifat – sifat terpuji

Dengan profesionalisme guru, maka guru masa depan tidak tampil lagi sebagai pengajar ( teacher ), seperi fungsinya yang menonjol selama ini tetapi beralih sebagai pelatih ( coach ),pembimbing ( counselor ), dan manajer belajar ( learning manager ). Sebagai pelatih, seorang guru akan berperan seperti pelatih olahraga. Ia mendorong siswa untuk menguasai alat belajar, memotivasi siswa untuk bekerja keras dan mencapai prestasi setinggi – tingginya, dan membantu siswa menghargai nilai belajar dan pengetahuan. Sebagai pembimbing atau konselor, guru akan berperan sebagai sahabat siswa, menjadi teladan dalam pribadi yang mengundang rasa hormat dan keakraban dari siswa. Sebagai manajer belajar, guru akan membimbing siswanya belajar,mengambil prakarsa,dan mengeluarkan ide – ide baik yang dimilikinya. Dengan ketiga peran guru ini, maka diharapkan para siswa mampu mengembangkan potensi diri masing – masing, mengemmbangkan kreatifitas,dan mendorong adanya penemuan keilmuan dan teknologi yang inovatif sehingga para siswa mampu bersaing dalam masyarakat global.

Sementara itu sikap dan sifat – sifat guru yang baik, :

  1. Bersikap adil
  2. Percaya dan suka kepada murid –muridnya
  3. Sabar dan rela berkorban
  4. Memiliki wibawa dihadapan peserta didik
  5. Penggembira
  6. Bersikap baik terhadap guru – guru lainnya
  7. Bersikap baik terhadap masyarakat
  8. Benar – benar menguasasi mata pelajarannya
  9. Suka dengan mata pelajaran yanng diberikannya
  10. Berpengetahuan luas

 

  1. Kompetensi sosial

Kompetensi sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik,sesama pendidik dan tenaga kependidikan,orang tua atau wali peserta didik, dan masyarakat sekitar

  1. Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik
  2. Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efesien dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan
  3. Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efesien dengan orang tua atau wali peserta didik dan masyarakat  sekitar

Kompetensi sosial lain yang pentng dikembangkan ialah menanamkan jiwa untuk menyadari dan menghargai perbedaan. Kerja sama siswa atau siswi merupakan cerminan kondisi inklusif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

  1. Kompetensi: kewenangan, kekuasaan untuk menentukan atau memutuskan sesuatu hal. Pengertian dasar kompetensi (competency), yakni kemampuan atau kecakapan.
  2. Kompetensi guru: orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal.
  3. Kompetensi kepribadian: kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap dan stabil, berakhlak mulia, dewasa, arif, berwibawa serta menjadi teladan bagi peserta didik.
  4. Kompetensi sosial: kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efesien dengan peserta didik, sesama pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua atau wali peserta didik dan masyarakat sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Usman,M.Uzer.2008.Menjadi guru yang profesional, Bandung.Remaja Rosdakaria

Abu bakar, yunus,DKK.2009. Profesi keguruan,Surabaya. AprintA.

Yamin ,Martinis. 2007. Sertifikasi Profesi Kegurua              n di Indonesia, Jakarta. Gaung Persada Press jakarta


[1] Usman,M.Uzer.2008.Menjadi guru yang profesional, Bandung.Remaja Rosdakaria.Image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s