refleksi diri

Refleksi diri sebagai seorang istri dan calon ibu J

Jika aku harus memilih memiliki tubuh yang menarik seperti sebelum menikah atau berperut buncit karena mengandung anak kita, maka aku akan memilih untuk mengandung karena saat mengandung buah cinta kita ini lah aku benar – benar merasakan kekuatan untuk melindungi dan mencintai…

Jika aku harus memilih memiliki payudara yang indah seperti para model atau payudara yang membengkak karena air sus. Maka aku memilih payudara yang membengkak yang mampu member kehidupan, karena dengan inilah aku belajar berkorban dan member kehidupan…

Jika aku harus memilih untuk melahirkan sesar atau berjuang untuk melahirkan normal, tentu aku akan memilih untuk berjuang sekuat tenaga melahirkan buah cinta kita secara normal, karena bagi ku menunggu kehadiran buah cinta kita dari menit ke menit,yang begitu menyakitkan adalah seperti sedang menunggu antrian menunggu Jannah Nya, sehingga ketika bayi kecil kita lahir dengan asma Allah maka malaikat pun tersenyum di antara peluh dan erangan kesakitan yang ku rasa…

Jika aku harus memilih hidup tanpa beban dan bebas seperti saat aku belum menikah atau hidup penuhdengan segala keterbatasan bersamamu dan buah cinta kita, maka aku akan memilih untuk selalu bersama mu suami ku mujahid ku J

Sayangku…percayalah aku tak pernah menyesali untuk menikah dengan mu di usia dini, bahkan sebelum aku berhasil merampungkan kuliah ku, karena di sini lah aku belajar bertanggung jawab dan lebih memahami naluri, ya tanggung jawab sebagai seorang istri dan mahasiswa serta naluri seorang calon ibu, justru di sinilah aku merasakan kenikmatan dan keindahan karena belajar disiplin untuk membagi tugas dan tanggung jawab sebagai seorang istri dan seorang mahasiswa, belajar disiplin waktu J

Aku teramat bersyukur karena telah memilih lelaki sederhana dan cerdas untuk menjadi qowwam dalam rumah tangga, karena dengan kesederhanaan mu itu menghadirkan banyak cinta untuk ku…

Saying ku..tetaplah bersama ku mengarungi bahtera ini, karena begitu banyak ombak yang akan menghadang kita, tetaplah mengenggam tangan ku dalam keyakinan berpasrah atas setiap ketentuan nya, tetaplah mencintaiku dengan cinta yang tiada perah ingkar

Aku bahagia menjadi istri mu J

Salam penuh cinta saying ku J

Jakarta 3 April 2013Gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s